Jumat, 26 Oktober 2012

The Girl Who Cursed by the Church

             Selamat datang di Kyokai ga Hinan, tempat suci yang keji. Tidak semua orang bisa selamat di sini, semua tergantung kesucian yang ada di dirinya saja. Puh! Lama-lama terasa menggelikan, kan? Namaku Ryuko Haru, sudah 5 tahun aku berada di gereja ini. Akan kujelaskan lagi, gereja ini memungkinkan 2 hal bagi orang yang masuk ke dalamnya, yaitu; memperoleh 'Hidup Kekal' atau 'Mati terkurung di sini'. Sudah 5 tahun beralu, banyak orang yang memperoleh hidup kekal, tapi beda denganku... aku memiliki sebuah rubik kotak yang beraneka warna, itu yang menjadi kunci bagiku agar dapat menguasai gereja ini. Dan berkat rubik itu, aku tidak mendapat kedua kutukan karena masuk ke gereja ini. Gereja ini adalah gereja pengutuk yang memiliki banyak kegunaan, gereja ini juga sangat terkenal karena kegunaannya itu, tetapi gereja ini memakai kekuatan sihir dan roh jahat, gereja ini dibuat untuk mengasingkan Tuhan dan menarik orang-orang agar menari di sana bersama para penyihir yang mendirikan gereja ini dulu. Gereja ini seperti kue yang memiliki aroma mencolok yang mampu menarik apapun kemari, sangat mudah, kan? Semua yang kemari harus membawa imbalan untuk upah bantuan dariku. "Dan, jangan lupa... 'Terima kasih', ya!". Karena bantuan dariku tidak bisa dibayar hanya dengan uang, jadi mereka harus membayar dengan sesuatu yang paling berharga baginya, semakin banyak orang datang, maka semakin banyak pula benda berharga yang kumiliki, dan tentunya setiap mendapat kata terimakasih, setengah dari harga diri mereka akan kuambil. Mengasyikkan bukan? Kalau ada seseorang yang ingin konsultasi sekitar setengah jam, maka harga dirinya akan kuambil 45%, jika satu jam 90%, jika lebih lama lagi... harga diri mereka akan habis, mereka takkan punya harga diri lagi. Ufufufu... menarik sekali! Semuanya kuperbolehkan masuk, itu saja sudah mahal... apalagi jika ia meminta pertolongan yang sulit, maka ia akan kehilangan seluruh harga dirinya dan satu hal yang paling berharga darinya. Ia akan menjadi sangat kekurangan, tetapi meski begitu, kalau sejak awal ia tidak memiliki harga diri, itu artinya akan diambil hal yang tidak begitu berharga darinya. Penjelasanku cukup, kan? katakan Tok Tok Tok... maka akan kujawab, "Silakan masuk!" mudah, kan? Tentu saja! Ayo, kita buktikan...sekarang... "Let's start the operation!".
            Knok knok, "Silakan masuk...", "Pe, permisi...". Hm, lucunya... tentu saja harus kubalas, "Selamat datang? Apa yang anda inginkan?". Dia menatap ke arah jendela, ia melirik seorang perempuan yang cukup manis. "Oh... baiklah! Saya mengerti... agar permohonanmu terkabul, bacalah mantra ini pukul 12 malam di depan cermin..." "Te, terima kasih banyak!". Fuh... mudah sekali, kan? Aku sudah mendapat setengah dari harga dirinya, tinggal tumbal utama...
Bersambung...

3 komentar: