Mizukami Takana, adalah anak paling populer di kalangan perempuan maupum laki-laki, sikapnya cool dan cuek. Takana memang selalu terlihat biasa, tapi sebenarnya ia merasa sangat kesepian, ia ingin mempunyai teman meski hanya satu, tapi itu saja sudah membuatnya repot. Akhirnya, Takana menggunakan blog agar mendapat teman meski sedikit, ia memakai nama Mizu. Hanya seminggu, blognya mendapatkan 2 pengunjung setia, nama mereka adalah Daichi dan Kaze. Takana sangat berbunga-bunga, ia merasa bangga akan dirinya.Takana sangat senang mendapat teman meskipun dari dunia maya. Di blog, Kaze memang jarang menulis komentar, tapi begitu berkomentar, Takana menjadi tertawa dan senang sekali. Berbeda dengan Daichi yang cerewet, komentarnya banyak dan panjang, juga seru, tapi sangat biasa bagi Takana. "Mizu-tan, lain kali taruh gambar boneka buatan tanganmu di blog ini, dong! Aku tertarik dari dulu," komentar Daichi yang sangat antusias. Takana cepat menjawab, "Iya, iya... Kapan-kapan, ya... Kaze mau juga nggak?". "Yaah... Terserah, boleh saja, aku nggak tahu apapun, kok," jawab Kaze. Takana merasa sedikit kecewa, Kaze memang dingin, tapi kalau seperti ini juga bisa menyakiti hati orang, tapi Takana menjadi sedikit sadar, kalau ia dapat kecewa karena orang lain, maka orang lain juga dapat sakit hati karena dia. "Tapi kalau menurutmu hasilnya bagus, tunjukkan saja!", "Eh?", pikir Takana yang kaget karena melihat komentar seperti itu. Takana menjadi senang sekali, jantungnya berdebar dan mulutnya tidak sanggup untuk menahan tawa. Dan Takanapun kelepasan tertawa. "Te, terimakasih, ya, Kaze," pikir Takana yang masih tertawa kecil-kecil. "Iya, deh, aku akan membuat yang bagus!", komen Takana. Daichi dan Kaze tidak menjawab, Takana menjadi sedikit merasa sepi. "Apa mereka sudah tidak disini?", pikir Takana yang masih heran. Takana menunggu hingga larut malam, tapi keduanya tidak menjawab. "Yah, mungkin agak nanti... Tunggu saja, deh...", pikir Takana lagi.
Esok harinya, belum ada satupun komentar yang datang, padahal Takana sampai ketiduran di depan komputer untuk menunggu komentar. "Ah, jam segini sudah harus ada di sekolah, aku harus menjaga harga diriku agar menjadi putri di sekolah. Lanjut pakai ponsel saja, deh...", pikir Takana lagi. "Hm, jam segini masih pagi, cek ponsel dulu, deh... Ah!!!", kata Takana yang baru melihat blognya yang menjadi sumber kebanggaannya. "Jangan terlalu mementingkan teman dari dunia maya, ya! Cari teman di dunia nyata, dong!", "Ka, Kaze...??! Kenapa...?", tanya Takana yang membatu karena membaca komentar Kaze. Takana segera mematikan ponselnya dan berlari ke arah sekolahnya. Takana sedikit sedih, ponselnya sengaja tak dibawa. Hari itu Takana sangat lesu saat di sekolah. Takana tidak sadar, sebenarnya orang yang disebut Kaze dan Daichi di dunia maya berada di kelas yang sama dengannya. "Hiruzawa, nggak apa-apa, nih, kamu ngomong kejam begitu?", "Nggak masalah, kalau komentar yang selalu menyenangkan seperti kamu malah jadinya membosankan tahu! Sekali-sekali dia harus dikeraskan!". Takana sebenarnya adalah pendengar yang baik, dan orang yang berterus terang. "Ma, maaf... Apa maksud kalian? Apa kalian...", kata Takana yang penasaran mendengar percakapan dua cowok kelas atas sekolah. "Wow! Takana-chan bicara pada kita! Senangnya!", seru salah seorang lelaki bernama Matsuzawa Takumi, dalam dunia maya dia adalah Daichi. "Bukan apa-apa!", kata lelaki lain yang bernama Hiruzawa Takumi, dalam dunia maya ia disebut Kaze. Takana terus menatap Hiruzawa yang cara bicaranya mirip Kaze. "Ada apa? Mau protes?", tanya Hiruzawa yang kesal akan pandangan mata Takana yang seperti mau marah. "Benar-benar... Tidak sopan!", pikir Takana dengan sangat-sangat kesal. "Sudah-sudah! Hiru, kita keluar, yuk! Ada menu baru kantin hari ini...", potong Matsuzawa yang benci pertengakaran. Takana segera membelakangi dua orang itu dan melihat ke arah jendela. "Ck, menyebalkan! Tidak sopan! Kenapa berkata begitu? Padahal aku sudah sengaja bertanya baik-baik!", pikir Takana dengan kesal.
Wah, pertengkaran teman blog, nih... Gimana, ya??? Ceritanya seru nggak?
Comment, yaah!

lanjutannya KAPAN?
BalasHapus